Penyerangan Nobar PSM, Polisi Sempat Tembakkan Gas Air Mata

Bentrokan terjadi di lokasi nonton bareng para pendukung PSM Makassar untuk menonton pertandingan timnya melawan Persija Jakarta sore tadi.
"Kepolisian melakukan langkah-langkah memberikan tembakan gas air mata agar bisa membubarkan diri," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di lokasi, Selasa (6/8).
Kerusuhan diduga bermula saat pendukung Persija melintas di sekitar lokasi saat pendukung PSM Makassar tengah merayakan kemenangan timnya. Kemudian, pendukung Persija sempat melakukan pelemparan ke arah pendukung PSM Makassar.
Dikatakan Indra, saat itu pendukung PSM Makassar sempat keluar area nobar dan menantang para pendukung Persija yang melintas. Polisi lantas mengambil sikap.
"Setelah itu kita imbau masuk ke dalam dan dari warga sekitar, dari RW juga mencoba membantu petugas agar situasi bisa lebih kondusif," tuturnya.
Indra menyampaikan tidak ada korban akibat bentrokan yang terjadi selama kurang lebih 10 menit itu. Namun, satu buah mobil milik pendukung PSM Makassar rusak akibat terkena lemparan baru. Namun, untuk korban
"Jadi kita persilakan yang bersangkutan datang ke Polres Jaksel untuk melapor untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," tuturnya.
Diketahui pertandingan PSM Makassar versus Persjia Jakarta berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar pada petang tadi. Dalam laga tersebut, PSM Makassar menang 2-0 sehingga berhasil mengangkat trofi Piala Indonesia. PSM Makassar keluar sebagia juara Piala Indonesia dengan kemenangan agregat 2-1.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan mengecek CCTV di lokasi rusuh. (dis/bmw)
Halaman Selanjutnya >>>>
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Penyerangan Nobar PSM, Polisi Sempat Tembakkan Gas Air Mata"
Post a Comment